<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4204312863200936344</id><updated>2012-02-16T04:42:27.520-08:00</updated><title type='text'>OSIS SMK MIFTAHUSSALAM (TKJ)  CIAMIS</title><subtitle type='html'>OSIS MASA BAKTI 2009/2010</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>osissmkmiftah_ciamis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09714544322439200565</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4204312863200936344.post-5735421282970589507</id><published>2010-07-27T21:47:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T21:49:25.186-07:00</updated><title type='text'>Pesawat Buatan Anak SMK</title><content type='html'>&lt;a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://img80.imageshack.us/i/pesawatjabiruj200.jpg/'&gt;&lt;img src='http://img80.imageshack.us/img80/235/pesawatjabiruj200.jpg' border='0'/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uploaded with &lt;a target='_blank' href='http://imageshack.us'&gt;ImageShack.us&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Written by Original Content Publisher and Copyright Owner.&lt;br /&gt;Respectfully republished by Jonathan Simamora for Koranbaru.com Unik Jul 18, 2010, Visited 88 times, 1 so far todaySekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 29 Jakarta dikenal dan merupakan sekolah penerbangan dan tampaknya sekolah di SMK ini tidak hanya mempelajari tentang teori mesin pesawat, namun juga membuat pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini para siswa SMKN 29 ini sudah mampu membuat sebagian kecil komponen pesawat seperti panel horizontal, stabilizer dan engine cowling dan juga sudah mampu membuat pesawat meskipun sebagian besar komponen masih harus diimport.&lt;br /&gt;Salah satu hasil karya pesawat buatan siswa SMKN 29 ini telah dipamerkan di Arena Pekan Raya Jakarta, bernama ” Jabiru:J200 “. Menurut Agung Nugroho, salah satu dari 4 siswa SMKN 29 yang membuat dan merakit pesawat terbang dengan dua tempat duduk ini, nama Jabiru diambil dari nama burung di Australia.&lt;br /&gt;Selain pesawat tersebut, ternyata para siswa tersebut juga sudah membuat dan merakit lima pesawat terbang lainnya dengan empat tempat duduk dan saat ini disimpan di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang.&lt;br /&gt;Jabiru:J200 yang bermesin tunggal buatan siswa SMKN 29 ini tidak seperti pesawat lainnya yang selalu menggunakan bahan bakar avtur, namun pesawat karya para siswa ini menggunakan bahan bakar pertamax 95 dan memiliki kemampuan terbang selama 8 jam nonstop dengan menghabiskan bahan bakar 140 liter pertamax 95.&lt;br /&gt;Pesawat Jabiru:J200 hasil buatan para siswa SMKN 29 ini telah diuji terbang oleh para instruktur para siswa dari FASI sampai ke Riau dan Kuala lumpur (Malaysia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat anak2 Otomotif SMK Miftah...&lt;br /&gt;jangan kalah deh ma anak Jakarta...&lt;br /&gt;kita juga pasti bisa buat....&lt;br /&gt;Rumah berjalan...&lt;br /&gt;seru kan... (JMC)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4204312863200936344-5735421282970589507?l=osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/feeds/5735421282970589507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/pesawat-buatan-anak-smk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/5735421282970589507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/5735421282970589507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/pesawat-buatan-anak-smk.html' title='Pesawat Buatan Anak SMK'/><author><name>osissmkmiftah_ciamis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09714544322439200565</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4204312863200936344.post-2531077327866717539</id><published>2010-07-27T21:29:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T21:36:45.123-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2UxdfvURUo/TE-y7R1XM_I/AAAAAAAAARo/O0Ek3bjO9yU/s1600/kang+maman.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2UxdfvURUo/TE-y7R1XM_I/AAAAAAAAARo/O0Ek3bjO9yU/s320/kang+maman.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498810401511912434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersahabat Dengan Perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan bersifat pasti dan tidak bisa dihindari maupun ditolak. Setiap perubahan pada diri manusia memberika ruang seluas-luasnya untuk memiisa berdalih jalan selanjutnya. Karena itulah setiap perubahan butuh untuk disikapi dan diantisipasi. Setiap perubahan bisa memberi dampak positif juga bisa berdampak negatif. Lapangan pekerjaan yang sempit, usia makin menua, anak-anak tumbuh dewasa, polusi udara, masalah kesehatan, perubahan cuaca dan segala perubahan lain bisa berdampak sangat buruk bahkan membuat stress. Ada beberapa kunci yang akan membawa kesuksesan kita dalam menghadapi perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keyakinan,&lt;br /&gt;Sebagian besar kesuksesan dan terwujudnya mimpi dan cita-cita terjadi karena keyakinan kita. Dalam dunia kedokteran, keyakinan juga menjadi obat terampuh bagi pasien. Seorang yang yakin bahwa ia bisa sembuh, maka ia telah menyuntikkan sendiri obat kesembuhan dalam dirinya. Sedangkan obat-obatan hanyalah pemicu saja. Sama halnya dalam kehidupan, seseorang yang yakin bisa meraih cita-citanya, maka setengah keberhasilan telah ia kantongi. Otaknya secara alami merespon, hormon adrenalinnya mengalir, hatinya bersemangat dan teguh, seluruh peredaran darahnya mengalir lancar seakan mendukung ia melakukan aktivitas yang menuju terwujudnya sebuah cita-cita. Keyakinan untuk sukses akan membuat seluruh alam semesta mendukung. Tidak hanya tubuh kita yang memberi dukungan, namun seluruh alam semesta ini mulai dari keluarga kita, sopir angkot, dosen kita, rekan bisnis kita, cuaca, kendaraan, dan semua hal di sekita kita memberikan dukungan penuh agar semua terwujud. Mulai sekarang, jika anda punya sebuah cita-cita maka bangunlah keyakinan yang kuat, ikuti dengan langkah pertama yang paling awal, paling ringan dan palind mampu anda lakukan untuk mewujudkan lalu amatilah sekeliling anda. Anda akan menemukan dukungan Allah pada anda dengan menurunkan dukungan alam semesta di sekitar anda. Teruskan langkah anda dengan bekerja keras mewujudkan mimpi anda dan lihatlah bahwa kesuksesan tiba-tiba menghampiri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Etika&lt;br /&gt;Setelah anda mempunyai keyakinan, jagalah etika anda. Karena sesuatu yang baik hanya bisa diperoleh hanya dengan cara yang baik. Etika juga memegang peranan penting untuk mendatangkan dukungan alam semesta pada cita-cita anda. Prinsip ini harus dijaga karena sebuah kesuksesan dibangun dari sebuah kebijaksanaan, penghormatan, keagungan perilku dan kesantunan. Tanpa itu semua, sebuah kesuksesan hanyalah keberhasilan semu yang tak membahagiakan. Hanya mereka yang sukses dengan beretika yang benar-benar disebut manusia sukses sejati. Sukseslah dengan menjaga etika, maka kebahagiaan akan mengguyur kehidupan anda tiap detiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kejujuran dan integritas&lt;br /&gt;Kejujuran merupakan pondasi keutuhan pribadi sedangkan integritas adalah sikap total dalam meraih kesuksesan yang bermartabat. Kedua hal ini begitu pentig dalam perjalanan menghadapi perubahan. Kehidupan yang semakin tidak bersahabat, kriminalitas yang menggurita, lapangan pekerjaan yang kian sempit dan berbagai masalah social yang tiap hari kita hadapi adalah bentuk dari perubahan-perubahan yang kadang berat untuk dihadapi. Karena itulah, agar tetap teguh dan tidak mudah rapuh, kita perlu meletakkan kejujuran dan integritas dalam wacana berpikir kita. Seseorang yang jujur mengakui kelemahan diri akan lebih mudah menerima masukan, mau belajar lebih giat, mampu bekerja lebih baik dan berusaha lebih keras. Sedangkan sesorang yang jujur mengakui kelebihan diri akan mudah tersulut semangatnya untuk berkarya, berekplorasi, memikirkan ide-ide baru untuk menghadapi perubahan.. Integritas merupakan langkah lanjutan dengan bekerja professional, memberi yang terbaik dan mengupayakan segala hal untuk berbuat yang terbaik. Perubahan macam apapun tak akan mampu membuat kita jatuh selama kejujuran dan integritas selalu kita jaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bertanggung jawab&lt;br /&gt;Perubahan selalu akan kita hadapi dan akan berakhir manjadi masalah berat jika kita tak mengambil tanggung jawab untuk memberi solusi. Pada tiap kehidupan manusia, perubahan demi perubahan adalah pemicu keputusasaan. Mengapa?. Karena perubahan memaksa seseorang meninggalkan zona nyamannya untuk berpikir kreatif secara bertanggunga jawab untuk menyelesaikan dampak perubahan itu. Resesi ekonomi memberikan perubahan besar pada lapangan kerja, biaya pendidikan dan kehidupan sosial. Meratapinya akan memperburuk situasi. Mengambil alih masalah tersebut dengan mencari solusi secara bertanggung jawab, bekerja penh dedikasi minimal untuk diri sendiri adalah upaya untuk menang menghadapi perubahan. Hidup kita juga jauh lebih bersemangat, bermakna dan bahagia. Mengapa?. Karena hakikatnya orang yang bertanggung jawab pada dirinya, pekerjaanya, keluarganya atau lingkungannya adalah orang-orang yang telah meraih sebagian kebahagiaan dalam diri pribadinya tanpa ia sadari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Profesionalisme&lt;br /&gt;Kesuksesan membutuhkan sumber bahan bakar berupa profesionalitas atau kecintaan pada pekerjaan apapun bentuknya. Banyak sekali contoh kesuksesan yang didapatkan seseorang ketika ia mencoba profesioanal dengan melakukan pekerjaan sebaik baiknya. Anda pasti kenal Thomas Alfa Edison. Penemu lampu yang menghabiskan waktu untuk melakukan percobaan hampir seribu kali namun selalu gagal. Namun sikap profesionalnya membuat ia tak goyah. Ia mencintai pekerjaannya dan kegagalan tak membuat ia patah semangat hingga ia sukses menghasilkan penemuan hebat yang menerangi kehidupan kita hingga saat ini. Kesuksesan meminta waktu muda, kuat, dan sehat Anda, bukan waktu tua, sakit dan lemah anda. Jadi mulailah bekerja profesional meski dalam urusan mengatur pola makan, pendidikan anak, membersihkan rumah, menjaga kesehatan hingga pekerjaan kantor anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4204312863200936344-2531077327866717539?l=osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/feeds/2531077327866717539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/uploaded-with-imageshack.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/2531077327866717539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/2531077327866717539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/uploaded-with-imageshack.html' title=''/><author><name>osissmkmiftah_ciamis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09714544322439200565</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2UxdfvURUo/TE-y7R1XM_I/AAAAAAAAARo/O0Ek3bjO9yU/s72-c/kang+maman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4204312863200936344.post-6205246471838200664</id><published>2010-07-21T21:20:00.001-07:00</published><updated>2010-07-21T21:20:58.502-07:00</updated><title type='text'>Jadi Pengusaha Suksez... Gampang Kok !</title><content type='html'>By Sandiaga S. Uno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini kecenderungan untuk menjadi pengusaha terasa meningkat ditandai dengan adanya berbagai pelatihan dan munculnya berbagai lembaga yang menyediakan diri untuk mendorong dan melatih seseorang menjadi pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan. Semakin banyak pengusaha, maka semakin banyak lapangan kerja yang tersedia dan semakin banyak pengangguran yang bisa diserap. Saat ini pengangguran di Indonesia telah mencapai angka 11 juta. Jika kita asumsikan setiap usaha merekrut setidaknya 2 pegawai, maka jika tumbuh 1 juta pengusaha, akan tersedia 2 juta lapangan kerja. Dengan adanya pengusaha, pemerintah akan terbantu untuk menyediakan lapangan kerja. Kita tahu bahwa pemerintah juga memiliki keterbatasan. Munculnya pengusaha akan sangat membantu pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tersedianya lapangan kerja, maka daya beli masyarakat akan meningkat dan pada akhirnya mengurangi angka kemiskinan. Saat ini kita masih memiliki 40 juta rakyat miskin, sebuah jumlah yang sangat besar. Jika 1 pekerja menghidupi 1 istri dan 1 anak, maka setidaknya 3 juta orang tertolong dengan hadirnya 1 pengusaha. Oleh karena itu, jumlah pengusaha harus ditingkatkan lagi agar semakin banyak orang tertolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain, pengusaha juga merupakan penyumbang pajak bagi pemerintah. Sebagaimana diketahui, APBN kita 70 % lebih dibiayai oleh pajak. Jika jumlah pengusaha semakin banyak maka, jumlah penerimaan negara akan makin meningkat dan lebih banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengusaha sendiri, seperti yang saya rasakan, lebih banyak yang bisa saya raih daripada saat dulu masih menjadi karyawan. Tulisan ini akan membantu para pembaca yang ingin mengetahui bagaimana caranya menjadi pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang harus dilakukan adalah mengatasi rasa takut menjadi pengusaha. Umumnya orang enggan menjadi pengusaha karena takut akan bankrut, takut tertipu dan lain-lain. Intinya takut akan resiko yang akan dihadapi. Padahal sebenarnya, apapun yang kita lakukan pada dasarnya beresiko. Sebagai contoh: kita menyeberang jalan, tentu ada resiko tertabrak. Sebagai orang yang dikaruniai akal, tentu kita tidak akan menyeberang sembarangan. Begitu pula dengan menjadi pengusaha, resiko bisa kita minimalkan dengan manajemen yang baik. Jika kita tidak sanggup menanggung resiko besar, kita bisa memilih resiko yang lebih kecil. Dan memang lebih baik memulai dari sesuatu yang kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah mengenai modal. Banyak orang batal menjadi pengusaha karena tidak memiliki modal. Sesungguhnya modal itu penting tapi bukan yang utama. Yang utama adalah ide. Uang berapapun tidak akan menghasilkan keuntungan jika tidak memiliki ide. Saya bisa memberikan kepada Anda uang 1 milyar hari ini, tetapi jika Anda tidak punya ide usaha, maka uang itu akan habis pelan atau cepat. Sebaliknya jika seseorang memiliki ide, maka uang akan datang dengan sendirinya. Banyak pengusaha yang memulai tanpa modal sama-sekali, dan pada akhirnya perbankan berebut menawarkan modal kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memulai usaha, sekali lagi bukan modal uang yang dibutuhkan. Pilihlah usaha yang tidak membutuhkan uang untuk memulainya. Kita bisa belajar dari para pedagang yang menjual cash tetapi membeli dengan bayar di belakang. Jadi tidak ada modal uang. Jika memang membutuhkan uang, sementara Anda tidak memiliki uang, pakailah uang orang lain. Cukup sederhana. Masalahnya tinggal bagaimana Anda menggunakan ‘modal’ yang diberikan Tuhan, tubuh dan akal Anda untuk memakai uang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal yang kedua adalah keberanian. Mulai dari sekarang, beranikan diri Anda untuk bermimpi. Mungkin ini agak aneh, tetapi dunia sudah membuktikan bahwa banyak penemuan ilmiah berdasarkan mimpi dan khayalan. Mobil-mobil sekarang ini berasal dari khayalan masa kecil. Ketika mimpi dan khayalan terwujud, kesuksesan sudah menanti di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, beranilah berbeda. Ditengah pasar yang kompetitif, menjadi beda adalah hal yang penting. Jika Anda membuat sesuatu yang sama dengan kompetitor Anda, maka produk atau jasa Anda peluangnya berbagi dengan kompetitor Anda. Sesuatu yang berbeda adalah nilai tambah. Dengan berbeda, keuntungan akan lebih besar. Lihatlah sekeliling, apa yang menjadi masalah atau kebutuhan di sekitar Anda. Dengan demikian Anda akan memahami pasar sebelum meluncurkan produk atau jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sulit menemukan sebuah bisnis yang benar-benar baru, tidak perlu kecil hati karena Anda bisa memilih bisnis yang masih memiliki prospek pertumbuhan di masa mendatang. Salah satunya adalah bisnis di sektor telekomunikasi. Anda tidak perlu berpikir untuk mendirikan operator baru karena memang bukan itu ‘mainan’ yang tepat untuk pemula, namun lihatlah rantai bisnis telekomunikasi dari hulu sampai hilir. Lihat juga bisnis yang terkait dengan sektor telekomunikasi ini, karena sesungguhnya mata rantai bisnis ini sangat panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya siapkan keberanian untuk memulai. Makin cepat akan makin baik. Ibarat antrian, yang lebih dulu akan mendapatkan kesempatan lebih dulu. Buanglah keraguan Anda, karena jika Anda selalu ragu-ragu, maka Anda tidak akan pernah memulai, dan Anda tidak tahu apakah Anda akan berhasil atau gagal. Jika tidak pernah memulai, maka Anda tidak bisa belajar bagaimana menghindari kegagalan dan Anda juga sekaligus tidak pernah mengalami kesuksesan. Anda hanya akan terus berpikir, tanpa pernah mencoba untuk melakukan yang Anda pikirkan. Seorang senior kami di HIPMI, Saudara Purdie E. Chandra yang memiliki Entrepreneur College memiliki sebuah metode memulai yang sederhana. Kita tidak usah berpikir macam-macam, kita lakukan saja semudah kita buang air di WC. Kita tidak pernah memikirkan bagaimana cara memasuki WC, kita juga tidak pernah memikirkan bagaimana cara buang air, apakah dengan ritme atau tidak. Begitu saja terjadi dan selesai. Kita sukses buang air. Kita tidak pernah memikirkan apakah kita akan gagal dalam buang air, kan? Jika kita gagal buang air, kita tinggal makan pepaya. Gitu aja koq repot?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun ditengah perjalanan ada kegagalan, itu merupakan hal yang sangat biasa. Dengan demikian kita memiliki pengalaman, anggap saja hal itu merupakan biaya sekolah. Lebih baik kita gagal di awal daripada gagal di akhir. Pendiri dan pemilik KFC, telah gagal 19 kali untuk meyakinkan bahwa ayam gorengnya enak dan laku sebelum akhirnya menemui jalan suksesnya. Begitu juga Puspo Wardoyo gagal di tempat asalnya dan memulai usaha Ayam Bakar Wong Solo di Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita belum memiliki pengalaman saat memulai usaha, merupakan sesuatu yang wajar. Pengalaman akan didapatkan seiring perjalanan usaha. Tidak ada seseorang yang tiba-tiba ahli dalam bidang apapun, semuanya melalui proses belajar. Sayangnya menjadi pengusaha tidak ada sekolahnya, sehingga trial and error menjadi salah satu metode yang paling sering digunakan. Jika Anda lulus maka kesuksesan yang Anda raih, jika belum maka kesuksesan Anda akan tertunda. Kesuksesan seorang pengusaha ditentukan oleh berapa kali ia lebih banyak bangun dari kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sampai disini, masih ada keraguan untuk memulai usaha, saya khawatir Anda belum memiliki mindset seorang pengusaha. Mindset adalah pola pikir. Seorang pengusaha melihat kendala sebagai peluang. Ketika orang-orang perkotaan memiliki budaya malas dan memiliki waktu terbatas untuk mencuci, seorang pengusaha mendirikan usaha laundry. Dengan mindset ini, seorang pengusaha bisa struggle dan survive. Mulai dari sekarang rubahlah mindset Anda. Jika mindset ini sudah terbangun, maka Anda akan memiliki banyak akal, berpikir tidak linier dan mampu mengatasi segala masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pameo, lebih baik menjadi kepala semut daripada ekor gajah. Dengan menjadi pengusaha, kita menjadi kepala, bukan ekor. Apakah kemudian badan kita besar atau kecil, tentu tergantung bagaimana kita mengelola usaha kita. Dengan makin majunya ilmu managemen, makin mudah mengelola manajemen perusahaan. Jadi beranikan diri Anda menjadi kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandiaga S. Uno&lt;br /&gt;Ketua Umum BPP HIPMI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4204312863200936344-6205246471838200664?l=osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/feeds/6205246471838200664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/jadi-pengusaha-suksez-gampang-kok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/6205246471838200664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/6205246471838200664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/jadi-pengusaha-suksez-gampang-kok.html' title='Jadi Pengusaha Suksez... Gampang Kok !'/><author><name>osissmkmiftah_ciamis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09714544322439200565</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4204312863200936344.post-3497692960708504576</id><published>2010-07-20T12:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-20T12:59:19.798-07:00</updated><title type='text'>BBB (BUKAN BONEKA BIASA)</title><content type='html'>Sobat saba sakola,tau gak boneka horta?pasti sobat semua pada belum tau kan?itu tuh boneka yang dibuat dari sebuk gergaji, keunikan boneka ini bisa dijadikan media tanam, selain itu dapat menjadi salah satu alternatif mainan baru yang edukatif, kreatif dan imajinatif untuk anak-anak, terutama anak-anak perempuan.&lt;br /&gt;Pada tau gak cara membuat boneka horta?kalau belum pada tau, kita akan beritahu cara membuatnya. Caranya boneka horta diberi lubang pada bagian atas kepalanya, lalu lubang tersebut di isi dengan tanaman, setelah itu direndam, selanjutnya boneka tersebut dibalikan kemudian diangkat, dan terakhir siram boneka horta tersebut setiap hari.&lt;br /&gt;Boneka horta mempunyai banyak jenis, diantaranya horta cup, horta panda, horta kura,horta babi,horta sapi,horta kodok,horta kucing,horta gajah,horta monyet, horta macam,horta kuda dan yang paling unik adalah horta etnik yang merupakan produk terbaru.&lt;br /&gt;Boneka horta ini terlahir dari kekreatifan para KWT (Kelompok Wanita Tani ) yang berada di kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Awalnya boneka tersebut terinspirasi dari kejenuhan ibu-ibu terhadap tanaman yang berada diatas pot, maka muncullah inovasi baru,yaitu membuat boneka horta sebagai media tanam, agar lebih menarik dan sedap dipandang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari para KWT menghasilkan 3 bentuk boneka yang diproduksi setiap 5 orang pengrajin, pembuatannya cukup lama karena pembuatan boneka ini tidak menggunakan mesin. Boneka horta ini sudah di distribusikan sampai ke Lembang ( Bandung), Tangkuban parahu, Ciwidey dan daerah sekitarnya. Setiap boneka horta dipatok harga dari Rp.15.000-28.000 perbuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah…….sekarang sobat-sobat sudah pada taukan boneka horta itu seperti apa?, pasti kalian semua tertarik…kalau kalian mau, datang aja ke Buniseuri atau kalian bisa hubungi nomor telepon dibawa ini:&lt;br /&gt;085223022546&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tita yuliani dan&lt;br /&gt;Elmalia Apriliani&lt;br /&gt;SMK Miftahussalam Ciamis&lt;br /&gt;JMC 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4204312863200936344-3497692960708504576?l=osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/feeds/3497692960708504576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/bbb-bukan-boneka-biasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/3497692960708504576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/3497692960708504576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/bbb-bukan-boneka-biasa.html' title='BBB (BUKAN BONEKA BIASA)'/><author><name>osissmkmiftah_ciamis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09714544322439200565</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4204312863200936344.post-6681869160817128735</id><published>2010-07-20T12:07:00.001-07:00</published><updated>2010-07-20T12:10:09.820-07:00</updated><title type='text'>Kamu Harus Yakin Profesimu adalah Dirimu</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CBAJUKO%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CBAJUKO%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CBAJUKO%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ilustrasi : Noerz.com &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;KELAR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;kuliah dan langsung mendapatkan pekerjaan merupakan impian semua mahasiswa. Apalagi, kalau pekerjaan yang didapat sesuai dengan cita-cita yang diimpikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tidak selamanya keinginan menjadi kenyataan. Apalagi, zaman sekarang banyak yang berpikiran mendapatkan pekerjaan itu sulit. Jadi, apa yang ada di depan mata, itulah yang diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana kalau pekerjaan Anda tidak seperti yang diidamkan? Pergumulan mendapatkan pekerjaan sesuai dengan cita-cita dan minat dialami semua orang, termasuk penulis serial sukses Harry Potter, J.K Rowling. Sejak lama, Rowling mengidamkan pekerjaan sebagai penulis. Untuk mencapai impiannya, Rowling harus melewati beberapa profesi, termasuk pernah merasa "salah" memilih pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rowling, yang pernah bekerja sebagai sekretaris dan guru pun hampir melupakan pekerjaan idamannya itu. Apalagi, teman-teman sekantornya sering mengatakan agar Rowling berhenti bermimpi menjadi penulis. Menghindari omongan teman-temannya yang tidak positif, Rowling mulai menulis di tempat  yang asing secara diam-diam. Dari hal inilah, Rowling menghasilkan novel Harry Potter yang pernah dibilang berhasil menggairahkan industri penerbitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Penyelarasan Diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaca pada pengalaman Rowling yang berhasil keluar dari masalah dan meraih pekerjaan impiannya, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;1. Tetap tekun dan menjaga komitmen terhadap pekerjaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani pekerjaan yang ada saat ini dengan sepenuh hati sambil mengendalikan profesi idaman. Kalau kita serius, produktif dan cepat belajar, tidak mustahil kalau Anda semakin cepat mengarah ke jalur yang sesuai dengan minat diri dan tujuan hidup.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;2. Memilih waktu yang tepat dan konsisten untuk melakukan apa yang diminati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetaplah menyisakan sebagian waktu untuk melakukan hal yang dibutuhkan oleh minat atau profesi idaman dengan setia dan tekun. Tentunya, dengan kegiatan yang mendatangkan kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;3. Menjalin hubungan dengan komunitas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalin hubungan dengan orang atau komunitas yang berasal dari profesi yang kamu idamkan tersebut. Dengan menjalin hubungan, Anda tidak akan lupa pada profesi idaman. Atau bisa membuka jalan Anda untuk menemukan sosok yang akan membimbing agar mengubah mimpi menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Menjaga fokus, arah dan tujuan hidup&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menjaga pikiran agar fokus pada profesi idaman meski Anda ragu, takut atau ga yakin. Pekerjaan yang ada saat ini adalah perantara untuk mengantarkan Anda ke tujuan. Jadi, pekerjaan sekarang tidak kalah pentingnya dengan minat dan tujuan hidup.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;5. Memahami petunjuk hidup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti intuisi Anda serta pahami petunjuk yang terjadi dalam setiap peristiwa yang terjadi di dalam dan di luar diri. Karena dengan sensitif intuisi, Anda akan peka dan memahami apa yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah Anda akan menemukan keselarasan antara hidup dan pekerjaan sesuai minat? Menurut pengalaman Arnold Schwarzenegger, itu adalah pilihan Anda. "Isi pikiran adalah batasan-batasan yang sebenarnya bagi kita. Sepanjang pikiranmu dapat memvisualisasikan fakta yang bisa kamu lakukan, kamu bisa melakukannya selama memiliki keyakinan seratus persen."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat meraih yang Anda impikan ya....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4204312863200936344-6681869160817128735?l=osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/feeds/6681869160817128735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/kamu-harus-yakin-profesimu-adalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/6681869160817128735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4204312863200936344/posts/default/6681869160817128735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://osissmkmiftahussalamciamis.blogspot.com/2010/07/kamu-harus-yakin-profesimu-adalah.html' title='Kamu Harus Yakin Profesimu adalah Dirimu'/><author><name>osissmkmiftah_ciamis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09714544322439200565</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
